Alright, bagian ini mungkin akan sedikit menjenuhkan kalian, para Readers Near sekalian... Tapi mohon disimak, ya!^^
- Pola kalimat bahasa Korea adalah S-O-P (subjek-objek-predikat) bukan S-P-O (subjek-predikat-objek) seperti dalam halnya bahasa Indonesia maupun Inggris.
- Bahasa Korea memiliki berbagai macam partikel penanda. Kedudukan kata dalam kalimat ditentukan oleh partikel penanda yang melekat padanya. Berkaitan dengan hal ini, urutan kata dalam kalimat bahasa Korea menjadi fleksibel. Di manapun letak subjek, objek dan keterangan, kata tersebut akan tetap menjadi subjek, objek. maupun keterangan. Perubahan kata dalam kalimat tidak mempengaruhi kedudukan dana maknanya meskipun agak janggal di telinga.
Berbeda dengan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, kedudukan kata dalam kalimat sebagai subjek, predikat dan objek ditentukan oleh letaknya dalam kalimat, sehingga perubahan letak kata dalam kalimat akan mempengaruhi kedudukannya dan makna kallimat. - Subjek bisa dihilangkan jika konteksnya jelas.
- Bahasa Korea tidak membedakan gender, melainkan tingkat kesopanan (polite, honorific) dan memperhatikan situasi (formal, informal). Jadi, perhatikan dengan siapa, di mana, dan dalm situasi seperti apa Readers bicara.
- Predikat dalam kalimat bahasa Korea dibentuk dengan mengkonjugasikan kata dasarnya (kata-kata dalam kalimat yang berakhir dengan -다). Dan perubahannya digunakan untuk membedakan tenses, tingkat kesopanan dan situasi.
Sekian, untuk Materi Dasar : Karakteristik Bahasa Korea
***
sumber :
Sri Endah Lestari
Tata Bahasa Korea, Kesaint Blanc, 2011
0 komentar:
Posting Komentar